Minggu, 20 September 2015

Kisah Rasulullah dan buah limau


               
Suatu hari Rasulullah di datangi oleh wanita kafir. Ketika itu Rasulullah sedang bersama para sahabat. Wanita itu membawa beberapa buah limau sebagai hadiah untuk Rasulullah.
                “Cantik sekali buahnya, siapa yang melihat pasti terliur” (Ucap Baginda Rasulullah sambil menerima buahnya dan memberikan senyuman gembira)
                Buah itu di makan Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum.
Biasanya Rasulullah akan makan dengan para sahabat, namun kali ini tidak.
Tidak seulaspun limau itu diberikan kepada para sahabat yang berada di belakang Rasulullah.
Rasulullah SAW terus saja makan. Terus makan, makan sambil tersenyum sampai semua buah limau itu habis.
Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari Rasulullah SAW.
Sahabat-sahabat Rasulullah agak heran dengan sikap Rasulullah itu. sampai akhirnya salah satu dari sahabat Rasulullah bertanya.
“Kenapa Baginda memakan semua buah limau itu sendirian?”
Dengan tersenyum Rasullah menjelaskan “Tahukah kamu, sebenarnya buah limau tadi rasanya terlalu masam semasa saya merasainya pertama kali, jika saya mengajak kalian makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyatkan mata atau bahkan memarahi wanita tersebut. Jika itu terjadi saya takut hati wanita itu akan tersinggung, sebab itu saya habiskan semuanya.”
Begitulah akhlak Rasulullah, Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan bukan dari orang Islam.
Dan wanita itu pulang dengan rasa kecewa. Mengapa?
Karena sebenarnya wanita itu bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah dan para sahabat Baginda dengan hadiah buah limau masam itu. tapi sayang rencana wanita itu gagal. Karena rencananya telah di tewaskan oleh akhlak mulia Rasulullah.


Mari cintai Baginda Rasulullah SAW dengan mencontoh akhlaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar